Jika Anda memiliki kolam renang sederhana dengan sirkulasi skimmer, mungkin pernah tertarik untuk mengubah sirkulasi kolam renang ke overflow. Tujuannya mungkin agar tampilan kolam lebih terkesan modern, mewah, dan tidak ketinggalan zaman.
Namun, perubahan ini tidak sesederhana hanya mengganti aksesoris semata karena melibatkan pekerjaan renovasi konstruksi yang cukup mendalam.
Jika sampai mengubah sistem aliran air, bukankah ada banyak komponen struktur dan perpipaan yang perlu disesuaikan? Ya, transisi dari sistem tertutup ke sistem meluap ini menuntut akurasi teknik yang tinggi agar air dapat tumpah merata di seluruh sisi.
Untuk menjawab rasa penasaran Anda mengenai teknis pengerjaannya, silakan simak penjelasan dari tim kami berikut ini.
Renovasi Merubah Sirkulasi Kolam Renang ke Overflow
Melakukan konversi sistem sirkulasi berarti Anda akan merombak cara air disaring dan dikembalikan ke kolam. Pekerjaan ini memerlukan pembongkaran di area bibir kolam dan penambahan bak penampung khusus yang sebelumnya tidak ada pada sistem skimmer.
1. Pembongkaran dan Persiapan Bibir Kolam
Langkah pertama adalah membongkar coping stone atau batu bibir kolam yang lama. Pada sistem skimmer, level air biasanya berada sekitar 10-15 cm di bawah bibir lantai.
Untuk sistem overflow, dinding beton kolam harus dipotong atau disesuaikan tingginya agar air bisa meluap tepat sejajar dengan lantai dek. Anda harus memastikan level bibir beton baru benar-benar zero-level (rata air total) dengan toleransi kemiringan hanya 1-2 mm saja.
Jika posisi bibir miring, air hanya akan tumpah di satu sisi dan merusak estetika luapan air.
2. Pembuatan Kanal Limpahan (Gutter)
Setelah bibir kolam disesuaikan, kami harus mengecor saluran gutter kolam renang (channel) baru di sekeliling area untuk menangkap tumpahan air tersebut.
Lebar saluran gutter minimal dibuat 20-30 cm dengan kedalaman yang cukup untuk menampung lonjakan air saat perenang masuk ke kolam.
Kanal ini wajib dilapisi dengan material waterproofing yang fleksibel karena area sambungan antara beton lama dan beton baru sangat rawan mengalami retak rambut yang memicu rembesan.
3. Instalasi Balancing Tank (Wajib)
Ini adalah perbedaan terbesar dalam renovasi ini; sistem skimmer bersifat tertutup, sedangkan overflow membutuhkan “wadah ” air berupa balancing tank.
Saat perenang masuk, air yang tumpah ke gutter akan dialirkan secara gravitasi menuju tangki ini.
Kapasitas tangki menyesuaikan dengan total volume kolam untuk menampung surge capacity. Letak tangki ini harus ditanam di bawah tanah dengan posisi lebih rendah dari saluran gutter agar air mengalir dengan lancar.
Baca juga: Apa Itu Balancing Tank Kolam Renang? Ini Fungsinya
4. Modifikasi Pipa (Plumbing Re-route)
Sistem perpipaan akan mengalami perubahan total di mana jalur hisap (suction) skimmer lama harus dimatikan atau ditutup permanen.
Jalur hisap utama kini dipindah untuk menyedot air dari balancing tank dan main drain. Untuk hasil maksimal, penggunaan floor inlet (inlet lantai) lebih disarankan daripada wall inlet agar air bersih naik secara vertikal dari dasar dan efektif mendorong kotoran di permukaan menuju gutter di sekeliling kolam.
Analisis Komponen Sistem Balancing Tank
Tangki penyeimbang memegang peranan krusial dalam mengatur fluktuasi volume air kolam Anda. Tanpa adanya komponen ini, pompa sirkulasi berisiko mengalami kavitasi atau kehabisan air saat kolam sedang ramai digunakan oleh banyak orang.
Nah, agar sistem bekerja otomatis, tangki ini wajib dilengkapi dengan check valve dan sistem auto-fill untuk menjaga ketersediaan air tetap stabil meski terjadi penguapan atau tumpahan air saat hujan deras.
Detail Konstruksi Gutter
Pada bagian akhir, pemasangan penutup gutter atau grating dilakukan di atas saluran limpahan air. Potongan melintang konstruksi harus menunjukkan bahwa kemiringan lantai dek di sekitar kolam dibuat menjauh dari gutter atau masuk ke gutter dengan kontrol yang baik.
Hal ini sangat penting agar air hujan yang membawa debu dan kotoran dari area taman tidak masuk mencemari air kolam yang sudah bersih.
Itu dia penjelasan mengenai proses perubahan sirkulasi kolam renang yang perlu Anda pahami sebelum memulai renovasi.
Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda yang ingin meningkatkan tampilan kolam renang menjadi lebih modern. Jika ingin dibantu proses renovasinya secara profesional, maka jangan ragu untuk berkonsultasi dengan Trijaya Pool.
Kami siap memberikan solusi teknis terbaik agar hasil akhir kolam Anda tetap kokoh dan berfungsi dengan sempurna.
FAQ Perubahan Sirkulasi Kolam
Apakah biaya mengubah skimmer ke overflow mahal?
Ya, biayanya lebih tinggi dibandingkan pembangunan standar karena melibatkan pekerjaan pembongkaran, pembuatan bak balancing tank, dan perombakan jalur perpipaan.
Apakah mesin pompa lama masih bisa digunakan?
Tergantung pada kapasitasnya. Sistem overflow seringkali membutuhkan tenaga pompa yang sedikit lebih besar untuk mendorong air agar meluap secara merata di seluruh sisi bibir kolam.
Apakah pekerjaan renovasi bisa dilakukan sembarang tukang?
Tidak, pekerjaan renovasi yang sangat spesifik ini membutuhkan bantuan ahli kontraktor yang profesional di bidangnya.



