Ini penting tapi sering kali diabaikan. Menyimpan bahan kimia kolam renang itu ada aturannya. Selain bertujuan untuk menjaga kualitas chemical, hal ini juga menjadi salah satu bagian penting dalam safety (keselamatan dan keamanan) dalam proses maintenance.
Jika sampai keliru efeknya cukup berbahaya untuk kesehatan dan keselamatan Anda selaku pemilik rumah.
Jadi bagaimana aturan penyimpanan bahan kimia yang baik dan benar? Tahukah Anda bahwa beberapa jenis bahan kimia jika diletakkan berdekatan bisa memicu reaksi gas beracun?
Simak pembahasan berikut agar Anda lebih waspada dalam mengelola gudang chemical Anda.
4 Tips Menyimpan Bahan Kimia Kolam Renang, Wajib Paham
Mengelola bahan kimia membutuhkan ketelitian dan kedisiplinan tinggi. Kami telah merangkum beberapa standar prosedur yang wajib Anda terapkan di rumah atau area operasional kolam renang.

1. Aturan Suhu Penyimpanan
Sangat disarankan untuk menyimpan bahan kimia kolam di bawah suhu 35°C atau minimal area yang kering. Pastikan area penyimpanan memiliki ventilasi yang baik untuk menghindari kelembapan tinggi dan paparan sinar matahari langsung. Suhu yang terlalu panas dapat menyebabkan bahan kimia tertentu menjadi tidak stabil dan kehilangan efektivitasnya dalam menjernihkan air.
2. Gunakan Rak yang Aman
Jangan simpan wadah bahan kimia langsung di lantai untuk menghindari risiko terkena genangan air atau kelembapan tanah. Gunakan palet atau rak yang kokoh, serta pastikan rak terpasang kuat pada dinding agar tidak mudah terjatuh. Sangat direkomendasikan menggunakan rak dengan ujung pengaman (pembatas di tepian) untuk mencegah wadah tergelincir atau jatuh saat diambil.
3. Kunci dan Jauhkan dari Jangkauan
Keamanan adalah prioritas utama, terutama jika Anda memiliki buah hati di rumah. Selalu kunci area penyimpanan untuk membatasi akses, terutama dari anak-anak dan hewan peliharaan yang mungkin menganggap wadah tersebut sebagai mainan.
Pastikan pencahayaan di dalam ruang penyimpanan memadai agar setiap label pada wadah dapat dibaca dengan jelas tanpa risiko tertukar.
4. Jangan Pernah Mencampur Bahan Kimia
Meskipun sekilas sama-sama berbentuk bubuk atau butiran, mencampur bahan kimia untuk menghemat ruang bukanlah ide yang baik. Beberapa bahan ini jika dicampur dapat menimbulkan reaksi kimia berbahaya.
Jika Anda membeli chemical dalam bentuk plastik secara eceran, maka pastikan plastik diikat setelah digunakan agar tidak tumpah. Namun, untuk wadah lainnya seperti ember pastikan ditutup rapat terutama untuk HCl yang bersifat cair.
Baca juga: Apa Itu HCl Kolam Renang? Berikut Ini Pengertian dan Fungsinya
Kesalahan yang Masih Sering Terjadi dalam Menyimpan Bahan Kimia
Banyak pemilik kolam masih melakukan kebiasaan buruk yang dianggap sepele, padahal dampaknya cukup berbahaya. Berikut ini beberapa di antaranya agar Anda lebih waspada:

- Membiarkan Wadah Terbuka: Tidak segera menutup kembali wadah setelah digunakan. Ketika wadah terbuka, udara lembap atau percikan air bisa masuk dan memicu reaksi kimia di dalam wadah sebelum waktunya digunakan.
- Kehilangan Label Kemasan: Menyimpan bahan kimia tanpa label jelas, lalu mencoba menebak isinya hanya dari bentuk atau warna. Ini sangat berisiko karena dosis yang salah dapat mengacaukan kadar pH air.
- Menyimpan Langsung di Lantai: Meningkatkan risiko terpapar genangan air dari kebocoran pipa dan kontaminasi silang antar bahan jika terjadi tumpahan kecil yang tidak disadari.
- Akses Tanpa Pengaman: Menempatkan bahan kimia di area terbuka yang mudah dijangkau anak-anak atau hewan peliharaan tanpa adanya kunci pengaman pada pintu atau lemari.
Itu dia tips menyimpan bahan kimia kolam renang dengan aman, semoga bermanfaat bagi pembaca. Jika Anda merasa tidak sempat melakukan perawatan kolam renang secara mendalam, maka Anda bisa menggunakan layanan dari Trijaya Pool.
Dengan layanan kami, Anda tidak perlu stok bahan kimia dalam jumlah banyak di rumah. Tim kami akan datang membawa takaran yang pas sesuai kebutuhan, sehingga Anda tidak perlu pusing memikirkan risiko penyimpanan bahan kimia.
Hubungi kami untuk berkonsultasi mengenai jadwal perawatan rutin kolam renang Anda.
FAQ
Berapa lama masa kedaluwarsa bahan kimia kolam?
Umumnya berkisar antara 1 hingga 2 tahun jika disimpan di tempat sejuk dan kering. Kaporit yang sudah lembap biasanya efektivitasnya menurun.
Apakah kaporit boleh disimpan di ruang mesin?
Kurang disarankan jika ruang mesin tertutup rapat dan minim ventilasi. Uap kaporit bersifat korosif dan dapat merusak komponen logam pada pompa dan panel listrik Anda.
Apa yang harus dilakukan jika ada tumpahan bahan kimia?
Gunakan alat pelindung diri seperti sarung tangan. Bersihkan tumpahan kering menggunakan alat bersih dan jangan pernah mencampur tumpahan tersebut dengan sampah organik lainnya.

