Apakah Anda mencium bau tak sedap dari arah kolam renang di rumah? Kami yakin ini pasti tidak nyaman. Belum lagi jika kebetulan ada tamu atau mungkin tetangga yang main ke rumah, mereka mungkin akan menganggap Anda selaku pemilik rumah malas bersih-bersih kolam. Padahal, masalah kolam renang bau tidak selalu berarti Anda jarang merawatnya, melainkan bisa jadi ada reaksi kimia atau kontaminan tertentu yang sedang terjadi di dalam air.
Terlepas dari hal itu, sebenarnya ada alasan yang masuk akal mengapa kolam renang Anda bisa mengeluarkan bau yang tidak nyaman di hidung.
Sini kami jelaskan lebih detail mengenai sumber masalahnya agar Anda tidak salah dalam melakukan penanganan.
Ini Penyebab Kolam Renang Mengeluarkan Bau Tak Sedap!
Mengidentifikasi aroma yang muncul adalah langkah pertama untuk menentukan tindakan perbaikan yang tepat. Jangan biarkan kondisi ini berlarut-larut karena bisa mengganggu kenyamanan berenang keluarga Anda.

1. Kloramin yang Tinggi
Bau khas yang sering disalahartikan sebagai bau kaporit (klorin) menyengat sebenarnya disebabkan oleh kloramin atau klorin terikat. Kloramin terbentuk ketika klorin bebas di air bereaksi dengan kontaminan berbasis nitrogen dan amonia.
Sumber kontaminan paling umum meliputi limbah tubuh seperti urine dan keringat, produk perawatan tubuh seperti losion atau tabir surya, hingga limbah lingkungan dari sisa daun yang membusuk.
Saat Anda mencium bau tajam yang menusuk, itu tandanya klorin Anda tidak lagi efektif membunuh bakteri karena sudah “terikat” pada kotoran tersebut.
Baca juga: Cara Mengatasi Kadar Klorin Terlalu Rendah atau Tinggi
2. Kolam Renang Anda Mungkin Memang Kotor
Munculnya aroma apek atau bau tanah sering kali menjadi peringatan dini tumbuhnya alga, bahkan sebelum air berubah warna menjadi hijau. Kondisi ini biasanya dipicu oleh sirkulasi yang buruk atau tumpukan daun busuk yang terperangkap di dalam skimmer maupun pipa sirkulasi.
Jika air sudah mulai berbau namun masih terlihat jernih, Anda harus waspada karena mikroorganisme mulai berkembang biak di titik-titik mati (dead zones) kolam Anda.
3. Ada Hewan yang Jatuh ke Kolam Renang
Masalah ini menghasilkan bau busuk yang sangat menyengat dan sangat mengganggu penciuman. Hewan kecil seperti tikus, katak yang mati dan menjadi bangkai di dalam air atau di dalam bak balancing tank akan mencemari seluruh volume air dengan sangat cepat.
Selain bau, keberadaan bangkai hewan membawa risiko kesehatan yang serius karena bakteri patogen akan menyebar luas jika tidak segera ditangani secara total.
Cara Mengatasi Masalah Bau Pada Kolam Renang
Cara menangani bau kolam bergantung pada sumber masalahnya karena setiap jenis bau memerlukan tindakan kimiawi yang berbeda. Berikut adalah panduan langkah demi langkah untuk mengatasinya.

1. Mengatasi Bau Kloramin (Bau Menyengat)
Jika kolam berbau tajam dan membuat mata perih, solusinya bukan mengurangi klorin, melainkan melakukan Shocking. Tujuannya adalah menghancurkan ikatan kloramin dengan klorin dosis tinggi.
Gunakan kaporit bubuk atau klorin cair dengan dosis standar 10-20 ppm sesuai kadar kloraminnya. Pastikan filter menyala selama 24 jam penuh untuk menyaring seluruh residu yang telah teroksidasi agar air kembali segar.
2. Mengatasi Bau Alga (Bau Apek atau Tanah)
Jika air berbau seperti lumut meskipun tampilannya masih bening, alga sedang mulai berkembang biak di dinding kolam.
Anda perlu menambahkan cairan anti-lumut (algicide) sesuai dosis dan menyikat seluruh permukaan dinding serta lantai kolam dengan kuat.
Tahukah Anda bahwa alga sangat menyukai fosfat? Jika bau tetap membandel, gunakan Phosphate Remover agar alga tidak memiliki “makanan” untuk tumbuh kembali, sehingga sirkulasi air tetap sehat dan bebas aroma tanah.
3. Mengatasi Bau Bangkai (Bau Busuk)
Ini adalah masalah sanitasi serius yang memerlukan tindakan Super-Shocking. Segera angkat bangkai dan bersihkan area sekitarnya, termasuk keranjang skimmer.
Naikkan kadar klorin hingga minimal 20 ppm untuk memastikan semua bakteri berbahaya seperti E. coli mati total.
Saat membersihkan, gunakan setelan Waste pada pompa agar air yang terkontaminasi langsung dibuang keluar sistem, bukan masuk kembali ke media filter pasir Anda.
Langkah Umum untuk Semua Masalah Bau
Selain penanganan kimia, pastikan Anda melakukan backwash filter untuk membuang kotoran yang terperangkap di dalam pasir.
Cek kembali arah semburan inlet agar tidak ada area air yang diam atau tidak bergerak. Terakhir, pastikan kadar pH berada di angka ideal 7.2 – 7.6. Jika pH terlalu tinggi atau basa, klorin yang Anda masukkan tidak akan bekerja efektif untuk membunuh kuman penyebab bau tak sedap tersebut.

Itu dia panduan singkat mengenali bau tidak sedap pada kolam renang dan cara mengatasinya, semoga bermanfaat. Jika Anda sudah mencoba menanganinya sendiri namun bau masih membandel, jangan ragu untuk menghubungi Trijaya Pool.
Tim kami siap membantu melakukan perawatan kolam renang total dan pengecekan kadar kimia air secara profesional agar kolam Anda kembali nyaman digunakan.
FAQ
Apakah aman berenang saat kolam berbau?
Sangat tidak disarankan. Bau menyengat menandakan adanya kloramin yang dapat menyebabkan iritasi mata, kulit, dan gangguan pernapasan.
Berapa lama bau hilang setelah dilakukan shock klorin?
Biasanya aroma akan kembali normal dalam waktu 12 hingga 24 jam, tergantung pada efektivitas sistem sirkulasi dan filtrasi kolam Anda.
Kenapa air kolam berbau logam?
Bau logam biasanya muncul karena kadar pH yang terlalu rendah (asam), sehingga memicu risiko korosi pada komponen tertentu di kolam renang.

