Apakah Anda sudah tahu bahwa pengecekan kadar air kolam renang secara rutin itu sangat perlu? Kebanyakan dari pemilik kolam renang mungkin masih menganggap kolam renang hanya harus bersih dan terlihat jernih.
Jika keduanya terpenuhi berarti semuanya aman. Sebenarnya ini belum tentu benar, karena tanpa menguji kandungan kimia di dalam air seperti pH dan klorin maka masih ada risiko masalah yang bisa muncul.
Kami akan jelaskan kepada Anda kenapa ini penting dan bagaimana cara melakukannya.
Manfaat dan Pentingnya Pengecekan Kadar Air Kolam Renang
Mengetahui kadar air kolam renang bukan sekadar rutinitas teknis. Langkah ini menjadi bagian penting untuk menjaga kesehatan air dan kenyamanan saat digunakan. Lalu, apa saja manfaat yang bisa Anda dapatkan dari pengecekan rutin ini?
1. Memastikan Air Kolam Renang Tidak Terlalu Asam
Air yang terlalu asam dapat menyebabkan iritasi pada kulit dan mata. Selain itu, kondisi ini juga bisa merusak lapisan keramik dan peralatan logam di sekitar kolam. Dengan melakukan pengecekan kadar pH secara rutin, Anda dapat memastikan keseimbangan air tetap terjaga di angka ideal. pH yang stabil akan membuat air terasa lebih nyaman di kulit dan tidak merusak struktur kolam.
2. Mencegah Risiko Air Kolam Renang Terlalu Basa
Bagaimana jika air kolam Anda justru terlalu basa? Kondisi ini seringkali menimbulkan endapan kalsium yang membuat dinding kolam terlihat kusam dan licin. Selain mengganggu tampilan, air yang terlalu basa juga membuat klorin tidak bekerja optimal dalam membunuh bakteri. Dengan mengecek kadar air kolam renang secara berkala, Anda bisa menghindari masalah ini dan menjaga air tetap bersih serta efektif.
3. Menjaga Air Kolam Tetap Sehat dan Aman Dipakai
Kolam renang yang sehat adalah kolam yang memiliki kadar pH dan klorin seimbang. Klorin berfungsi membunuh bakteri, sedangkan pH menjaga stabilitas air agar tidak menimbulkan iritasi. Ketika kedua unsur ini tidak terkontrol, kolam bisa menjadi tempat berkembangnya mikroorganisme. Pengecekan kadar air membantu memastikan Anda dan keluarga selalu berenang di air yang higienis dan aman.
4. Menjaga Kenyamanan Anda dan Keluarga Tercinta
Siapa yang ingin berenang di air yang membuat kulit gatal atau mata perih? Pastinya tidak ada. Itulah kenapa pengecekan kadar air kolam renang perlu dilakukan secara konsisten. Dengan keseimbangan pH dan klorin yang tepat, pengalaman berenang menjadi lebih menyenangkan. Selain itu, air juga terasa segar tanpa aroma klorin yang menyengat.
5. Mencegah Risiko Air Kolam Renang Berubah Warna
Air kolam yang berubah warna seringkali disebabkan oleh ketidakseimbangan kimia atau adanya kotoran mikroskopis. Warna hijau, misalnya, bisa menandakan pertumbuhan alga. Dengan melakukan pengecekan kadar air, Anda dapat mengetahui kondisi air lebih awal dan melakukan tindakan sebelum masalah muncul. Kolam pun tetap terlihat jernih dan menarik sepanjang waktu.
Baca juga: Kolam Renang Berwarna Hijau? Begini Cara Mengatasinya
Bagaimana Cara Cek Kadar Air Kolam Renang?
Setelah memahami pentingnya pemeriksaan kadar air, langkah selanjutnya adalah mengetahui cara melakukannya. Tidak perlu khawatir, prosesnya tidak serumit yang dibayangkan. Dengan test kit sederhana, Anda bisa memeriksa sendiri kondisi air kolam di rumah.
1. Ambil Sampel Air Kolam
Pertama, ambil sampel air dengan mencelupkan tabung test kit ke dalam kolam sedalam 30–50 cm. Pastikan tabung terisi sampai batas yang ditentukan. Langkah ini memastikan sampel air yang diambil mewakili kondisi sebenarnya, bukan hanya permukaan.
2. Uji pH dengan Cairan Phenol Red
Selanjutnya, teteskan lima tetes cairan Phenol Red ke dalam tabung pH. Tutup tabung dan kocok perlahan hingga warna air berubah. Warna yang muncul menunjukkan tingkat keasaman air. Dari sini Anda bisa mulai membaca hasil uji menggunakan indikator warna yang tersedia.
3. Uji Klorin dengan Orthotolidine
Langkah berikutnya adalah menguji kadar klorin. Tambahkan lima tetes cairan Orthotolidine ke dalam tabung klorin, tutup, lalu kocok perlahan. Warna yang muncul akan menunjukkan seberapa tinggi kandungan klorin dalam air kolam. Nilai ini sangat penting untuk memastikan air tetap bebas bakteri.
4. Cocokkan Warna dengan Indikator
Setelah warna muncul, cocokkan hasilnya dengan skala indikator warna yang ada di kemasan test kit. Hasil inilah yang akan menunjukkan kadar pH dan klorin sebenarnya di air kolam Anda. Bila warnanya sulit dibaca, lakukan pengecekan ulang agar hasilnya lebih akurat.
5. Pahami Nilai Ideal pH Air Kolam
Kadar pH ideal berada di angka 7,2 hingga 7,6. Jika kurang dari 7,2, air tergolong asam. Jika lebih dari 7,6, berarti air terlalu basa. Menjaga pH dalam rentang ini akan membuat air tetap seimbang dan tidak mengiritasi kulit.
6. Ketahui Kadar Klorin yang Aman
Kadar klorin yang ideal berkisar antara 1,0 hingga 3,0 ppm. Nilai ini cukup untuk menjaga air kolam tetap bersih dan bebas dari kuman. Bila kadar klorin terlalu rendah, bakteri bisa tumbuh cepat. Sebaliknya, jika terlalu tinggi, kulit dan mata bisa terasa perih saat berenang.
Baca juga: Lebih Lengkap, Begini Cara Pakai Test Kit Kolam Renang
Itu dia penjelasan mengenai manfaat pengecekan kadar air kolam renang dan cara melakukannya dengan benar. Dengan memahami langkah-langkah ini, Anda bisa menjaga kualitas air kolam tetap stabil dan aman digunakan setiap hari.
Butuh bantuan? Jangan ragu untuk menghubungi jasa perawatan kolam profesional seperti yang disediakan oleh Trijaya Pool. Kami siap membantu Anda memastikan kadar air kolam renang selalu ideal agar pengalaman berenang lebih nyaman dan menyenangkan.

